Penyakit Tremor

-

Tremor atau Buyutan
Tidak lapar, tidak juga kecapekan, tapi tangan gemetar? Buyutan? Masih muda buyutan? Kalau bukan, kenapa tidak bisa ditahan? Jadi apa! Keluhan tangan seperti itu lazimnya disebut tremor atau buyutan.

Tremor adalah suatu gerakan gemetar yang berirama dan tidak terkendali karena otot berkontraksi dan berelaksasi secara berulang-ulang yang terjadi karena adanya gangguan persyarafan yang menuju ke otot yang terkena.

Setiap orang bisa mengalami tremor pada tingkatan tertentu yang disebut tremor fisiologis meskipun kadang sangat ringan sehingga tidak dihiraukan. Kalau gemetarnya ringan, pasien biasanya tidak mempermasalahkan. Tetapi bagi mereka yang pekerjaannya memerlukan kecermatan misalnya tukang servis jam atau ahli bedah, gemetar ringan saja bisa jadi masalah.

tremor-gemetaran

Tremor dikelompokkan berdasarkan kecepatan dan irama kecepatannya, dimana dan seberapa sering terjadi serta beratnya. Secara garis besar tremor dapat dibagi menjadi tiga jenis:

  1. Resting tremor, tremor saat istirahat. Terjadi saat bagian tubuh diam. Kondisi ini biasanya ditandai gemetar nyata di ujung tangan, kaki, kadang juga otot rahang. Tremor ini juga berupa gerakan leher ke depan atau ke samping, atau mulut mungkin tampak seperti selalu mengunyah sehingga disebut Rabbit Syndrome. Tremor ini bisa merupakan pertanda dari penyakit Parkinson, yang biasa dialami orang tua akibat kerusakan substansia nigra di otak. Kondisi ini juga ditandai kekakuan anggota tubuh. Jalan tidak bisa cepat atau menyeret. Orang muda pemakai heroin suntik bisa juga mengalami tremor seperti parkinson ini yang disebabkan zat MPTP (Methyl phenyl tetrahydro pyridin) yang dipakai sebagai pelarut heroin. Yang harus diwaspadai, MPTP ini juga bisa ditemukan pada obat nyamuk semprot. Ada juga resting tremor akibat obat yang terjadi mendadak karena ada riwayat pemakaian obat tertentu misalnya haloperidol atau obat anti muntah misalnya metoclopramid.
  2. Postural tremor, tremor saat posisi tertentu. Penyebabnya bermacam-macam, dari tremor fisiologis akibat kelelahan setelah membawa beban berat, tremor patologik akibat penyakit gondok, keracunan mineral tembaga hingga tremor yang belum jelas penyebabnya, yang lazim disebut Benigna Essensial Tremor atau Tremor Esensial Jinak. Tremor esensial jinak biasanya sering ditemui pada orang muda. Meski disebut tremor jinak bukan berarti kondisi ini tidak akan mengganggu. Disebut jinak karena perkembangannya lambat tapi lama-lama akan semakin berat.
  3. Intension Tremor, tremor yang terjadi saat melakukan gerakan mengambil bolpoin. Misalnya tremor membuat bolpoin menjadi tidak bisa disentuh. Gerakan tangan menjadi melenceng terus. Penyebab tremor ini gangguan pada cerebellum atau otak kecil. Yang mengganggu pada pasien tremor ini biasanya justru bukan tremornya. Yang lebih sering dikeluhkan justru jalan sempoyongan yang menyertai gangguan otak kecil.

Gejala Tremor bisa timbul sekali-sekali, untuk sementara waktu atau hilang timbul; dengan kecepatan sekitar 6-10 tremor/detik. Tremor bisa terjadi pada otot kepala, tangan, lengan, kelopak mata, dan otot lainnya. Tetapi jarang mengenai bagian tubuh lainnya. Tremor bisa terjadi pada salah satu maupun kedua sisi tubuh. Sisi yang tremor bisa terdengar bergetar, kepala mengangguk angguk, tremor hilang jika penderita tidur.