Penyakit Panu

-

kulit-gatalDari sekian banyak penyakit kesehatan kulit, penyakit panu mungkin adalah bagian dari penyakit yang umum dan sudah sering anda dengar. Sebagian orang menganggap penyakit panu adalah penyakit kulit yang tidak cukup menyenangkan dan bila menyerang seseorang, maka biasanya stigma negatif akan melekat pada diri orang tersebut. Bukan hanya itu, penderita panu kerap kali dijauhi atau mendapatkan batas membaur bersama dengan orang lain.

Dipungkiri atau tidak, penderita panu akan cenderung mendapatkan batasan untuk bisa membaur dalam sebuah kelompok. Seperti misalkan dalam satu rumah atau tempat, penderita panu akan mungkin dijauhi teman-temannya yang menganggap penyakit yang diderita akan menulari mereka sehingga batasan perlu mereka berikan.

Dengan demikian, orang-orang yang menderita panu bukan hanya akan menerima dampak dan gejala dari penyakitnya saja, melainkan timbul kesenjangan sosial dilingkungannya sendiri. Untuk itu, penting sekali melakukan cara dan mengupayakan segala hal agar ketika anda mulai menemukan gejala dari penyakit ini, maka setidaknya segera lakukan penanganan dini agar panu tidak menyebar kebagian tubuh dan menulari orang lain.

Nah, untuk lebih jauhnya lagi mari kita simak beberapa hal dibawah ini mengenai penjelasan panu.

Penyakit Panu

Penyakit panu dalam bahasa kedokteran dikenal dengan tinea vesicolor atau juga disebut dengan pityriasis versicolor, yakni sebuah gangguan kesehatan kulit yang timbul sebab adanya jamur. Kondisi ini pada umumnya akan lebih sering menyerang orang yang sering berkeringat, memiliki kulit yang lembab, perubahan hormon, kulit yang berminyak dan daya tahan tubuh yang lemah. Pada penderita penyakit panu akan timbul bercak-bercak kecil pada bagian kulit. Warna bercak ini bisa lebih terang atau lebih gelap dibandingkan dengan warna asli kulit, bahkan pada beberapa kasus ada pula penyakit panu yang muncul dengan timbulnya bercak berwarna merah atau merah muda. Seiring dengan berjalannya waktu bercak tersebut akan mulai berkembang dan berjumlah lebih banyak atau bahkan melebar. Selain menyebabkan kulit tampak berubah warna, panu juga dapat pula menyebabkan kulit si penderitanya menjadi kasar atau bahkan bersisik. Adapun bagian tubuh yang paling sering terkena dengan panu adalah bagian lengan, perut, dada, leher dan juga punggung. Penyakit panu memang bukanlah ancaman penyakit yang berbahaya. Akan tetapi, kondisi gangguan kulit yang satu ini bisa sangat menganggu penampilan dan menyebabkan timbulnya perasaan yang tidak nyaman akibat gejala gatal yang menyerang. Selain itu, penyakit panu akan dapat dialami oleh siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Bukan hanya itu, anak-anak dan remaja pun akan dapat beresiko mengalami penyakit yang satu ini. Dengan demikian, sebaiknya waspada agar jangan sampai masalah gangguan kesehatan kulit ini tidak menyerang si buah hati.

Penyebab Penyakit Panu

Seperti yang disebutkan diatas jenis penyakit ini dipicu oleh adanya jamur yang menginfeksi bagian kulit dan membuat gatal dan bercak timbul pada bagian tersebut. Adapun jenis jamur yang menyebabkan kondisi ini terjadi diantaranya adalah Malassezia. Pada umumnya, jamur ini tidak menyebabkan masalah pada kulit dan umum ditemukan pada bagian kulit manusa, terutama pada orang dewasa. Jamur jenis ini diduga hidup dan terdapat pada kulit 9 dari 10 orang dewasa. Lantas demikian, mengapa Malassezia dapat menimbulkan panu? Diduga kulit mulai teriritasi ketika jamur ini mulai berkembang biak dengan cukup pesat. sampai saat ini belum bisa dijelaskan dengan pasti mengapa Malassezia dapat berkembang biak dengan pesat pada beberapa orang, sementara pada sebagian orang tidak terjadi. Namun ada beberapa faktor yang diduga mendukung terjadinya perkembangbiakan jamur secara pesat tersebut, diantaranya kulit berminyak, keringat yang diproduksi berlebihan, usia remaja atau orang-orang yang tinggal di daerah lembab dan bersuhu hangat.

Gejala Penyakit Panu

Perhatikan dengan cermat setiap gejala yang dirasakan agar demikian kemungkinan terburuk dari kondisi gangguan kesehatan ini akan bisa anda atasi. Nah, berikut ini adalah beberpa ciri atau gejala yang dapat menandai adanya penyakit panu pada seseorang:

Timbulnya bercak pada bagian kulit yan berwarna lebih gelap atau lebih terang dibandingkan dengan warna kulit aslinya. Selain itu, pada beberapa kasus yang dijumpai, bercak yang timbul juga bisa berwarna cokelat, cokelat gelap, putih atau bahkan merah muda.

Pertumbuhan bercak ini terhitung cukup lambat dan disertai dengan gatal ringan dan bersisik yang cukup khas. Pada saat menggaruk bagian yang terkena panu, umumnya bagian tersebut akan terasa lebih kering dibandingkan dengan bagian kulit yang normal.

Kondisi bercak panu umumnya akan dapat terlihat setelah terkena dengan paparan sinar matahari. Itulah mengapa orang-orang yang menderita panu akan terlihat lebih kontras dari bercak yang dimilikinya pada saat berjemur di cuaca yang terik.

Meskipun kemunculan panu bisa dibagian tubuh mana saja dan menyerang seluruh bagian kulit, akan tetapi bagain yang paling sering terkena dengan masalah kesehatan kulit yang satu ini adalah bagian dada, leher, lengan bagian atas dan juga pada bagian punggung. Dimana ketika bagian punggung yang terserang umumnya si penderita tidak akan terlalu menyadari kondisi ini akibat bagian ini tidak bisa terlihat dengan mudah.

Demikianlah beberapa ciri dan gejala yang bisa menyeratai serangan dari penyakit panu. Dengan mengetahui gejala-gejala diatas, maka akan lebih mudah untuk anda untuk dadap menghilangkan panu agar penyakit ini bisa segera disembuhkan dengan tuntas.