Arthroscopy

-

Teknik Operasi Luka Kecil dengan Arthroscopy

Arthroscopy, yaitu tindakan minimalis pasif untuk menangani cedera sendi termasuk lutut. Arthroscopy dilakukan oleh dokter spesialis orthopedi dengan cara memasukkan alat kamera (endoscopic camera) ke bagian persendian seperti bahu, siku, panggul, angkle dan lutut yang mengalami cedera. Dalam dunia ortopedi, Arthroscopy difungsikan untuk menegakkan diagnosa dokter tanpa harus MRI.

Sendi Lutut merupakan bagian tubuh yang paling diuntungkan dengan ada nya arthroscopy. Pasalnya sendi lutut adalah sendi yang supervisial, yang berarti sedikit dilindungi oleh otot. Berbeda dengan sendi lainnya seperti sendi bahu dan sendi panggul yang dilindungi oleh otot, sehingga sedikit menyulitkan untuk dilakukan Arthroscopy.

“Arthroscopy memungkinkan dokter spesialis Orthopedic untuk melihat ke dalam sendi anda tanpa harus membuat sayatan besar”

Umumnya Arthroscopy digunakan pada pasien yang mengalami cedera saat berolahraga seperti cedera lutut, cedera miniscus, hingga ligamen. Untuk cedera bahu, biasanya untuk pasien yang mengalami bahu nyeri dan kaku (frozen shoulder). Selain itu, Arthroscopy dapat digunakan pada orang lanjut usia atau pada kelainan degeneratif untuk membersihkan pengapuran.

Menurut dr. Muki Partono, Sp.OT cara bedah ini relatif mudah. Dokter akan membuat dua luka sayatan kecil ditempat yang diperlukan (sektar 0,5 cm). Sayatan yang pertama untuk memasukkan kamera (endoscopic camera) dan sayatan yang kedua untuk memasukkan alat yang akan bekerja. Sebelumnya, pasien akan dibius lokal terlebih dahulu. Sementara dokter bekerja, pasien dapat melihat proses bekerjanya alat Arthroscoopy melalui kamera video yang disambungkan ke layar yang tersedia sehingga pasien dapat mengetahui masalah yang dialaminya.

Lebih lanjut dr. Muki Partono, Sp.OT menyampaikan bahwa arthroscopy berbeda dengan operasi konvensional, keuntungan lain dari Arthroscopy adalah pengerjaannya yang cepat dan mendetail. Operasi konvensional umumnya memakan waktu 2 jam, sementara Arthroscopy hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam. Bahkan paling cepat untuk operasi ini hanya 20 menit, proses pemulihan pasien juga relatif lebih cepat, yakni sekitar 1 hari rawat inap.

 

Untuk informasi selanjutnya, silahkan hubungi dokter orthopedic di Jakarta Orthopedics, Traumatology & Sports Medicine Centre – RS Jakarta

Jl. Garnisun No. 1 Jend. Sudirman, Jakarta 12930 tlp. 021 573 2241 ext 1172/1444/1082