Vertigo

-

thieu-mau-do-kinh-nguyetApakah anda sering merasa pusing yang tidak tertahankan dan serasa berputar??? atau
Apakah anda sering merasa barang-barang atau benda-benda disekitar anda bergerak dengan sendirinya???

Kalo jawabannya iya, kemungkinan besar anda mengalami Vertigo.

Vertigo merupakan salah satu bagian dari dizziness (gangguan keseimbangan), dimana seseorang merasa dirinya bergerak/berputar sendiri terhadap lingkungan sekitarnya atau sebaliknya yaitu dimana lingkungan yang bergerak terhadap diri seseorang.

Vertigo terbagi menjadi 2 jenis dengan gejala-gejalanya sebagai berikut :

Vertigo Vestibular
Gejalanya : Rasa berputar, serangan terjadi episodik, disertai muntah, bisa disertai atau tanpa disertai gangguan pendengaran, gerakan pencetusnya adalah gerakan kepala, tanpa adanya situasi yang mencetusnya.

Vertigo Non Vestibular
Gejalanya : Rasa melayang atau hilangnya keseimbangan, serangan biasanya terjadi terus menerus, tanpa mual/muntah, tanpa gangguan pendengaran, pencetusnya berupa gerakan objek visual dengan situasi pencetus berupa keramaian atau lalu lintas yang padat.

Banyak faktor yang menyebabkan vertigo, diantaranya disebabkan oleh beberapa gangguan yang ada didalam diri penderita, seperti :

Gangguan telinga bagian dalam.
Sebagian besar penyakit vertigo terjadi ketika penderita dengan cara tiba-tiba mengubah posisi kepalanya, misalnya penderita bangun tidur atau berdiri dengan cepat. Pusing yang penderita rasakan akan hilang dengan sendriinya setelah beberapa menit. Vertigo jenis ini dapat terjadi akibat adanya masalah pada telinga bagian dalam anda dan dikenal sebagai Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV).

Sakit Kepala Migrain
Sakit Kepala Migrain merupakan salah satu jenis sakit kepala yang dapat juga mempengaruhi penglihatan penderitanya. Penyakit Vertigo yang disebabkan oleh Migrain dapat berlangsung beberapa menit bahkan dapat berlangsung hingga beberapa hari.

Penyakit Sistem Syaraf Pusat
Gangguan sistem syaraf pusat karena beberapa panyakit, seperti Multiple Sclerosis, kerusakan leher, tumor, atau stroke yang bisa menyebabkan penyakit Vertigo

Peradangan atau Infeksi
Infeksi yang menyerang tubuh seperti pilek, flu atau yang lainnya dapat mempengaruhi kinerja telinga bagian dalam dan akhirnya menyebebkan vertigo.

Gangguan Penglihatan
Mata selain untuk melihat, juga dapat membantu dalam fungsi keseimbangan tubuh. Sehingga masalah yang terjadi pada penglihatan dapat mengakibatkan gangguan keseimbangan dan memicu penyakit vertigo

Penyakit Meniere
Penyakit meniere terjadi akibat peningkatan volume endolimfe yang juga berhubungan dengan distensi seluruh sitem endolimfatik. Penyakit ini mengakibatkan telinga bagian dalam mempunyai banyak cairan yang pada akhirnya memperngaruhi keseimbangan tubuh. Rasa pusing yang terjadi dapat berlangsung selama setengah jam atau lebih

Tumor Sudut Cerebellar-pointine
Tumor yang satu ini tumbuh lambat, yang memungkinkan sistem vestibular untuk terus mengakomodasi perubahan yang terjadi. Sehinggapada akhirnya manifestasi klinis yang dihasilkan berupa sensasi samar ketidakseimbangan dan buka vertigo akut.

Mabuk
Bepergian jarak jauh yang menggunakan kendaraan darat, laut dan udara sering memunculkan masalah mabuk. Mabuk inilah yang bisa memancing datangnya penyakit Vertigo.

Posisi Tidur
Bantal kepala yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa mempengaruhi munculnya vertigo dan apalagi jika baru bangun tidur langsung bangun dengan cepat.

Faktor lainnya
Penyakit Vertigo ini dapat juga disebabkan karena : perasaan cemas akibat pengaruh alkohol atau narkoba, terhisap zat kimia, dan berada dalam ruangan yang tertutup dan panas.

Untuk mengatasi penyakit Vertigo, cobalah anda melakukan latihan vestibular sebagai beikut :
Berdiri tegak, buka mata dan kemudian tutup mata. Lakukan 5 kali.
Gerakan kepala berputar. Pasang dagu ke dada, putar kepala kekiri dan mengubah kekanan. Lakukan 3 kali.
Gerakan wajah menghadap keatas, lalu turunkan dengan perlahan-lahan sampai menghadap kebawah. Kemudian naikan laki menghadap keatas perlahan-lahan. Lakukan 3 kali.
Melatih gerakan kepala miring, yaitu coba untuk tetap telingan bagian kiri kebahu kiri. Tahan sampai 15 detik, kemudian lakukan pada telinga sebaliknya. Ulangi tiap telinga masing-masing 3 kali.
Duduk dengan posisi punggung lurus dan mata terbuka. Lalu berdiri. Pada saat berdiri, tutup mata dan ulangi 3 kali.
Melatih gerakan bola mata anda kekanan dan kekiri secara horizontal dengan mata terbuka. Ulangi setiap arah 3 kali masing-masing. Kemudian dilanjutkan dengan menggerakkan bola mata keatas dan kebawah secara vertikal.
Lakukan praktek otot mata dengan mengikuti kemana arah objek bergerak, fokuskan mata pada objek stasioner.

Jika anda memiliki gejala-gejala dan faktor penyebab seperti disebutkan diatas, tidak ada salahnya untuk segera memeriksakan diri anda ke dokter spesialis terkait, yaitu Dokter Spesialis Penyakti Syaraf dan rutin melakukan latihan vestibular seperti tersebut diatas.

Selamat berlatih dan semoga anda sehat selalu.
 
Untuk informasi selanjutnya, silahkan hubungi dokter saraf di Jakarta Brain Centre – RS JakartaJl. Garnisun No. 1 Jend. Sudirman, Jakarta 12930 tlp. 021 573 2241 ext 119