ALZHEIMER

-

Penyakit Alzheimer adalah Penyakit gangguan otak atau pikun (demensia). Sedangkan Demensia itu sendiri berarti kehilangan ingatan atau yang sering disebut pikun.

Penyakit Alzheimer terus berlanjut selama bertahun-tahun dan tidak dapat kembali lagi seperti semula. Penyakit ini tidak menular dan biasanya terjadi pada orang dengan usia 50 tahun keatas atau lanjut usia. Tanda yang paling umum pada penyakit ini adalah adanya pelemahan daya ingat seseorang dan gangguan otak dalam melakukan perencanaan.

images (1)

Untuk Gejala-gejala yang ditimbulkan penyakit ini biasanya muncul perlahan-lahan seiring berjalannya waktu. Nah beberapa gejala awal dari Penyakit Alzheimer ini adalah :

  • Tidak mampu mengungkapkan pikiran secara efektif
  • Sering mengalami halusinasi.
  • Ketidakmampuan menangkap sesuatu yang merupakan hal baru.
  • Sering lupa akan waktu.
  • Daya ingat akan sangat berkurang bahkan cendrung hilang ingatan.
  • Lupa terhadap lingkungannya sendiri.
  • Perilaku dan kepribadiannya akan berubah secara drastis.

Adapun Faktor Resiko penyebab Penyakti Alzheimer ini adalah :

  1. Faktor Genetik, yaitu faktur Penyakit turunan pada tingkat pertama, seperti orang tua, saudara kandung yang menderita penyakit ini.
  2. Faktor Usia, dimana penderita penyakit ini yang sangat rentan berkisar diusia 60-70 tahun. Tetapi bisa juga terkena pada usia lebih muda atau usia lebih tua diatasnya.
  3. Jenis Kelamin, dimana penderita penyakit ini terbanyak resikonya berjenis kelamin wanita. Karena harapan hidup wanita lebih besar dari pria.

Apabila anda mengalami gejala sdan faktor resiko seperti diatas, maka segeralah untuk memeriksakan ke dokter Spesialis Syaraf rujukan anda agar segera dapat diatasi dan disembuhkan.

Beberapa cara untuk mencegah Penyakit Alzheimer ini, diantaranya :

  • Rajin berolahraga secara teratur.
  • Latihan Kognitif, yaitu latihan yang sangat berguna untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan memori otak kita, kemampuan mental dan penalaran bahkan mencakup keseluruhan aktifitas kita. Contoh latihan Kognitif : Bermain catur, Menghafal, Menulis lagu, Belajar Bahasa baru, Permainan yang memerlukan tindakan strategis dan pemecahan masalah.
  • Diet Makanan dan minuman yang menyehatkan tubuh.

Untuk menegakkan diagnosa Penyakit Alzheimer ini, diperlukan beberapa pemeriksaan, seperti :

  • Neuropatologi : Neurofibrillary tangles (NFT), Senile Plaque (SP), Degenerasi Neuron, Perubahan Vakuoler, Lewy Body.
  • Pemeriksaan Neuropsikologik.
  • CT Scan dan MRI
  • EEG
  • PET (Positron Emission Tomography)
  • SPECT (Single Photos Emission Computed Tomography)
  • Laboratorium darah.

Sedangkan untuk penatalaksanaan dari Penyakti Alzheimer terbilang masih sangat terbatas karena belum diketahui secara jelas apa yang menjadi penyebabnya. Namun pengobatan simtomatik dan juga sportif akan memberikan rasa puas seperti pemberian obat stimulan, Vitamin B, C dan E.