Terapi Akupunktur Terhadap Air Susu Ibu (ASI)

-

Sejak tahun 1997 WHO telah mengakui terapi akupunktur sangat berguna untuk terapi nyeri dan

sekarang telah berkembang ke bermacam-macam terapi termasuk memperlancar ASI.

Mekanisme Kerja ASI

ASI diproduksi atas kerjasama antara peranan hormon utk ASI dan rangsangan pada sekitar

puting susu. Selama kehamilan, terjadi perubahan pada hormon yang akan menyiapkan jaringan

kelenjar (alveolli) untuk memproduksi ASI. Pada waktu bayi mulai menghisap ASI, akan terjadi dua

refleks, yaitu refleks terhadap prolaktin (refleks produksi air susu) dan refleks terhadap oksitosin (refleks

mengeluarkan air susu) yang akan menyebabkan ASI keluar pada saat dihisap dan dalam jumlah yang

tepat.

Mekanisme Kerja Akupunktur

Terapi akupunktur sangat mementingkan cara stimulasi dalam terapinya untuk memberikan

rangsangan/energi pada organ tertentu dengan tujuan untuk meningkatkan energinya atau

kemampuannya dalam menjalankan fungsinya. Stimulasi titik akupunktur di kulit pada lokasi tertentu

menuju target organnya akan meningkatkan fungsinya dalam memperbaiki produksi ASI.

Peran Akupunktur untuk ASI

Akupunktur dapat menangani :

A. Produksi ASI yang menurun

B. Produksi ASI yang berlebihan namun ASI tidak keluar yang menyebabkan rasa sakit pada payudara ibu

(Mastitis)

Terapi akupunktur untuk ASI dilakukan 8 kali yang terdiri dari:

• Minggu pertama 3 kali

• Minggu ke dua 2 kali

• Minggu ke tiga 1 kali

• Minggu ke empat sampai minggu ke delapan sebulan sekali

Terapi ini tidak menimbulkan rasa sakit, karena hanya ditusuk dibawah kulit dengan teknik

memasukkan jarum yang khusus, demikian penuturan dr. H. Susetyo Soewarno, Sp.KO dari tim Jakarta

Beauty & Health Clinic – RS Jakarta.

Hasil terapi ASI ini sudah terbukti dapat merangsang kecukupan ASI bagi bayi baik secara

kuantitas & kualitas ASI, serta dapat mengatasi masalah pada ibu menyusui lainnya seperti

pembengkakan payudara hingga radang payudara (Mastitis). Efek lain dari terapi ASI adalah stamina ibu

meningkat dan ibu mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.