Apa itu Arthroscopy?

-

Arthroscopy merupakan suatu prosedur bedah invasif minimal pada joint yang digunakan untuk menilai atau bahkan mengobati kerusakan menggunakan suatu alat endoskop. Alat endoskop tersebut dimasukkan kedalam joint melalui suatu insisi kecil.

Pada Arthroscopy lutut hanya 2 (dua) insisi kecil dibuat yaitu 1 untuk arthroscope dan 1 lagi untuk alat pada rongga lutut. Ini membuat waktu pemulihan menjadi lebih singkat dan mengurangi trauma pada jaringan.

Jika Anda muda dan aktif yang mempunyai gaya hidup serta hobi yang memberikan banyak tekanan pada persendian, maka Anda harus berhati-hati terhadap munculnya masalah seperti cedera ligamen, kerusakan tulang rawan, dan robekan meniscus.

Bila telah  terjadi hal – hal tersebut, maka salah satu tindakan yang dapat dipilih adalah Arthroscopy yang mana dapat mencegah kondisi Anda memburuk dan menyebabkan perlunya operasi penggantian lutut yang besar di masa mendatang.

 Tujuan pemeliharaan lutut adalah untuk mencegah kerusakan lutut yang tidak dapat diperbaiki, yang akan memerlukan penggantian lutut total, terutama untuk pasien yang berusia lebih muda.

Siapa yang cocok menjalani Arthroscopy?

Artroskopi pemeliharaan lutut umumnya dilakukan pada pasien yang berusia di bawah 50 tahun dengan kerusakan lutut struktural, akibat cedera lutut, seperti:

  • Robekan ligamen: Hal ini menyebabkan lutut menjadi tidak stabil, mengarah pada kerusakan lebih lanjut pada struktur lutut yang lain. Prosedur Arthroscopy dapat merekonstruksi ligamen dan memperbaiki ketidakstabilannya untuk memperpanjang umur bagian lutut yang lain.
  • Kerusakan tulang rawan lutut: Hal ini dapat diobati dengan terapi atroskopi sel punca (stem cell), prosedur Arthroscopy lain, di mana tulang rawan diregenerasi dengan penggunaan sel punca.
  • Robekan meniskus: Jika Anda mengalami robekan meniskus (bantalan sendi lutut), Anda harus memelihara meniskus dengan memperbaikinya agar dapat mempertahankan sifat penyerap guncangannya. Jika meniskus Anda mengalami cedera parah dan perlu dibuang, maka hal ini akan menyebabkan lutut yang semakin aus dan robek, serta artritis dini.

Jika anda merasa lutut anda nyeri sudah lama dan hilang timbul, meskipun anda telah mengkonsumsi obat serta diet rendah purin, namun tetap nyeri, sebaiknya anda segera konsultasikan ke dokter spesialis Orthopedi.