Perawatan Kulit Wajah

-

Kulit indah dan sehat merupakan dambaan semua orang. Namun keinginan memiliki kulit yang indah dan sehat harus disertai dengan kedispilinan dalam merawat kulit secara tepat. Faktor lingkungan yang buruk dapat merusak kesehatan kulit, selain itu factor yang tidak dapat dihindarkan adalah pertambahan usia.

Indikasi Perawatan Kulit

Dari seluruh bagian kulit, kulit wajah merupakan bagian yang paling sensitive. Terdapat beberapa kondisi khusus yang menyebabkan seseorang memerlukan perawatan kulit, seperti:

  • Jerawat atau bekas jerawat.
  • Komedo (hitam atau putih).
  • Kerutan akibat penuaan (keriput).
  • Kelainan pigmen berupa hipopigmentasi atau hiperpigmentasi, misalnya melasma atau bercak hitam.
  • Pori-pori besar.
  • Kulit wajah kusam.
  • Rosacea.
  • Tahi lalat.
  • Kutil.
  • Bekas luka pada wajah.

Tipe Kulit Wajah

Kondisi kulit umumnya tergantung pada tingkat kelembapan, kelembutan, dan sensitivitas kulit. Namun, kondisi ini dapat berubah seiring pertambahan usia, kondisi lingkungan, dan jenis perawatan rutin yang dilakukan. Jenis kulit terbagi menjadi beberapa tipe, antara lain:

Tipe kulit normal, yaitu kondisi kulit wajah yang memiliki kandungan air dan minyak (sebum) yang seimbang, sehingga kulit tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak. Tipe kulit normal umumnya tidak memiliki terlalu banyak masalah, dengan pori-pori yang hampir tidak terlihat, dan tampak sehat bercahaya.

Tipe kulit kering, yaitu kondisi kulit wajah yang menghasilkan minyak lebih sedikit dibandingkan kulit normal. Kadar minyak yang sedikit menyebabkan kulit wajah mudah terkelupas karena tidak mampu mempertahankan kelembapannya. Meski pori-pori pemilik kulit kering hampir tak terlihat, namun tipe kulit kering cenderung mudah terlihat kusam dan kasar. Pada kondisi yang terlalu kering, maka kulit dapat terasa gatal dan mudah meradang.

Tipe kulit berminyak, yaitu kondisi kulit wajah yang memproduksi minyak berlebih dibandingkan kulit normal. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal, antara lain faktor keturunan, kondisi hormon, dan pengaruh lingkungan seperti faktor cuaca. Tipe kulit berminyak ditandai dengan ukuran pori-pori yang lebih besar, kulit tampak mengilap, serta lebih rentan berkomedo atau berjerawat.

Tipe kulit kombinasi, yaitu kondisi kulit wajah yang normal atau kering di beberapa bagian wajah dan berminyak pada bagian wajah lainnya (biasanya pada hidung, dahi, dan dagu). Tipe kulit ini ditandai dengan pori-pori yang terlihat lebih besar, berkomedo, dan mengkilap.

Tipe kulit sensitif, yaitu jenis kulit wajah dengan tingkat kepekaan (sensitivitas) tinggi. Kondisi ini terjadi karena fungsi penghalang alami kulit melemah, sehingga mudah mengalami gangguan yang timbul sebagai reaksi terhadap beragam faktor pemicu, seperti perubahan cuaca, stres, perubahan hormon, hewan peliharaan, debu, hingga bahan kimia. Karena itu, pemilik kulit sensitif perlu lebih berhati-hati dalam memilih produk dan tindakan perawatan kulit. Tipe kulit sensitif ditandai dengan kulit yang mudah memerah, gatal, dan kering.

Prosedur Perawatan Kulit

Perawatan kulit wajah umumnya bervariatif dan disesuaikan dengan kondisi dan gangguan pada kulit wajah yang dimiliki dan dialami oleh pasien. Beberapa jenis perawatan kulit wajah, antara lain:

  • Facial. Ini merupakan salah satu jenis perawatan kulit wajah yang dilakukan melalui beberapa langkah, seperti pembersihan (cleansing), penguapan (steaming), pengelupasan kulit dengan scrub (exfoliation), pengangkatan jerawat dan komedo (extraction), pemijatan (facial massage), pemakaian masker wajah (facial mask), serta penggunaan serum, pelembap (moisturizer), toner, dan tabir surya jika facial dilakukan pada siang hari.
  • Peeling, adalah prosedur perawatan kulit yang dilakukan dengan menggunakan larutan kimia untuk mengangkat atau menghilangkan sel kulit mati.
  • Kauterisasi wajah, adalah salah satu jenis prosedur perawatan kulit wajah untuk mengatasi luka atau mengangkat lesi pada jaringan kulit wajah. Prosedur perawatan ini merupakan bagian dari bedah elektrik yang dilakukan dengan menggunakan instrumen logam menyerupai pensil untuk mengalirkan arus listrik berfrekuensi tinggi yang menimbulkan panas, ke area kulit wajah yang akan menjalani perawatan. Tindakan ini biasanya dilakukan untuk menangani kutil wajah dan skin tag (daging tumbuh).
  • Laser. Ini merupakan jenis terapi perawatan kulit wajah menggunakan sinar laser yang telah ditentukan panjang gelombangnya untuk mengangkat sel dan lapisan kulit mati serta meremajakan kulit. Perawatan laser juga dilakukan untuk mengurangi keriput, bekas jerawat, dan garis halus pada wajah. Selain itu, laser juga dipakai untuk menghilangkan bulu. Perawatan laser dapat menggunakan dua jenis laser, yaitu karbon dioksida dan erbium.
  • Intense pulse light (IPL), yaitu salah satu jenis terapi perawatan kulit wajah dengan menggunakan alat yang memancarkan gelombang cahaya berintensitas tinggi. IPL dilakukan untuk mengatasi berbagai gangguan pada kulit wajah, seperti bekas luka, bekas jerawat, rosacea, bintik penuaan, kerusakan kulit wajah akibat sinar matahari, dan untuk menghilangkan bulu.
  • Mikrodermabrasi. Ini merupakan salah satu jenis prosedur perawatan kulit wajah untuk memperbarui tekstur dan warna kulit, serta membantu menghilangkan kerutan, garis halus, bintik akibat penuaan, melasma, atau kerusakan kulit akibat sinar matahari. Mikrodermabrasi dilakukan dengan menggunakan alat khusus yang memiliki permukaan kasar untuk mengampelas lapisan luar kulit, guna memancing pertumbuhan kulit yang lebih halus dan tidak bergelombang.
  • Radiothermoplasty (thermage), yaitu metode perawatan wajah untuk mengencangkan dan memperbaiki kontur atau garis halus pada wajah dan leher. Metode ini dilakukan dengan menggunakan gelombang radio yang dapat menghasilkan suhu panas guna mengencangkan jaringan dan struktur kulit, sehingga lapisan kulit tidak perlu melalui proses pengelupasan. Thermage dapat dilakukan pada semua jenis kulit.