Cegah Komplikasi dengan Penanganan yang Tepat pada Cedera Patah Tulang & Sendi

July 6, 2021 by admin0
dr-adrian-spot-1200x800.jpg

Patah tulang atau dalam bahasa medis disebut fraktur adalah kondisi tulang yang terputus, baik sebagian, komplit ataupun remuk. Biasanya diakibatkan oleh trauma benturan baik oleh kecelakaan lalu lintas, terpeleset di kamar mandi atau cedera saat olahraga. Sedangkan sendi yang keluar (Dislokasi) diakibatkan oleh trauma yang hebat sehingga mengakibatkan persendian keluar dari tempatnya. Dapat terjadi pada sendi besar seperti sendi bahu, siku, panggul, lutut maupun sendi – sendi kecil seperti pada jari – jari tangan dan kaki.

Gejala paling sering ditemukan adalah nyeri yang tiba – tiba muncul setelah trauma. Biasanya disertai dengan bengkak, lebam, kaki menjadi lebih pendek, melengkung ataupun bengkok. Dapat pula disertai dengan luka pada kulit ataupun tampak tulang yang menonjol keluar dengan otot sekitar lebam ataupun robek. Pada sendi yang keluar gejala yang ditemukan adalah nyeri yang hebat, sendi menjadi tidak bisa digerakkan ataupun diluruskan setelah trauma.

Penanganan

  • Pemasangan gips (pasang semen melingkar), bertujuan mempertahankan posisi tulang hingga sembuh menyatu. Pada tulang belakang diberi korset untuk membantu menyangga punggung belakang.
  • ORIF (Open Reduction Interna Fixation) yaitu pemasangan pen pada patah tulang dengan menjaga agar tulang menjadi stabil sambil memberikan kesempatan pada patah tulang untuk sembuh.
  • Pemasangan sendi buatan, pada patah tulang bonggol paha (hip) pada usia tua sering dilakukan penggantian sendi buatan (Arthroplasty). Hal ini dilakukan karena pembuluh darah sekitar hip sudah tidak optimal untuk proses penyembuhan/penyatuan kembali.

Komplikasi yang dapat terjadi yaitu komplikasi jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendek meliputi adanya perdarahan, jepitan pembuluh darah dan saraf oleh karena bengkak, infeksi. Sedangkan resiko jangka panjang yang dapat terjadi adalah tulang tidak menyatu, ataupun tulang menyatu tetapi pada posisi bengkok sehingga tungkai menjadi lebih pendek. Penderita tidak dapat berjalan ataupun jika dapat berjalan dengan kondisi pincang. Jika hal ini telah terjadi maka memerlukan operasi untuk mendapatkan hasil yang optimal.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Hubungi kami


021-5732241
Fax : 021-5710249


Jalan Garnisun No.1, Jalan Jend.Sudirman, RT.5/RW.4, Karet Semanggi, Kec.Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12930


marketing@rsjakarta.co.id
customer.relation@rsjakarta.co.id



Mobile Apps



Copyright © 2020 - www.rsjakarta.co.id All rights reserved.